Langsung ke konten utama

Aing tea

Foto saya
Muhammad Hafidz Fauzan
Sebenarnya tidak terlalu suka dunia tarik tangan. Tapi, masih terus berusaha untuk rajin-rajin menulis. Karena katanya dia percaya dia punya banyak hal di kepalanya yang harus dibanjur di suatu tempat. Suka makan, dan tidur, gak cuma itu masih banyak yang dia suka lakukan, tapi yang jelas dia suka Chelsea FC sebagai suatu klub sepakbola. Kontak saya di twitter @Pids29 atau tulisan yang agak serius di Medium @hafidzfz

Bentuk Protes atas Ketidakterusterangan Kita Semua Setiap Ada Kesempatan

Sekali waktu

Sembari bermain-main di padang bunga

yang menutupi kesulitan-kesulitan masa muda

sementara kita

di rumah, di jalan-jalan, di perkantoran

Aku masih berusaha menerjemahkan

mana yang kau tunjukkan sebagai sikap

mana yang kau miliki sebagai sifat


Bahkan kau tahu, jelmaanmu

di dunia ini

dalam teks, suara, gestur

begitu sulit kutakar


Bahkan Tuhan mengirimkan Rasul

yang menerjemahkan pesan-pesan Nya

Kamu? membiarkanku terjebak dalam terjemahanku sendiri?

Gila

Bukan keliru, sudah pasti aku tersesat



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tersesat Pada Waktu

Barangkali rindu tidak hanya memerlukan jarak dan waktu Tapi juga kau dan aku Atau ingatanku tidak cukup sempurna Tanpa kisah kita Pada tepian pengharapan aku menemukan diriku yang entah bagaimana bisa hilang Pada tepian waktu yang kutemukan hanya dirimu yang menjauh Sebabnya aku tau mau sampai pada ujung waktu Waktu terasa cepat saat dunia hanya ada kita Kala itu kuingin masuk dan mengubah dimensi waktu Sehingga hanya aku dan kamu saja tiba-tiba sudah selamanya Tapi waktu melarangku Belum sempat kusimpan senyummu yang melarangku tersenyum balik sebab bibirku hanya bisa kelu saat itu Belum sempat kuabadikan bola matamu pada pelupuk matamu yang menyipit di satu maupun keduanya Dan rapi putih gigimu dan tawa maka aku pun berantakan karenanya  Pada akhirnya hanya ada diriku yang sendirian Duduk di atas tumpukan batu di tepian sungai yang berisik yang ramai pada kesepian Sedang aku menepi, kesepian dalam keramaian -Kemah Kerja, 3 Agustus 2019

Ujian Akhir Semester di MAN Insan Cendekia

MAN Insan Cendekia sekolah yang akhir-akhir ini mulai dikenal karena keberhasilan merengkuh juara Olimpiade Indonesia Cerdas (OIC) di RTV ini akan segera memulai UAS pada tanggal 1 Desember 2014 mendatang(Senin), dan ternyata MAN IC (singkatan dari Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia) ini adalah sekolah saya. Hehe… UAS di IC ini tidak main-main bung, hingga memakan waktu 10 hari dalam pelaksanaannya, sejak 1-10 Desember. Mungkin karena IC ini adalah Madrasah sehingga ada beberapa pelajaran yang tidak ada di SMA Negeri seperti AQIDAH Akhlak, Quran Hadits, Bahasa Arab, dan beberapa pelajaran lain. Tapi, 10 hari ini sebenarnya masih tidak lebih banyak daripada ketika saya SMP dulu, 2 minggu lebih saya ujian karena ada ujian lisan ketika saya SMP dulu. Kalau di IC mau UAS, siap-siap aja dengan menumpuknya tugas dan Ujian-ujian Harian di hampir semua mata pelajaran, bahkan hari ini saja (H-1 UAS) masih ada ujian harian yang harus saya jalani, Biologi pula Bab Imunitas. Bagi siswa ber...

Kamu Bara Api Itu

Sebab bara apimu aku meluruh Kehancuran adalah harapan yang ditindas diri sendiri Sedang di balik nya hanya rumput dan batu Lidah apinya menyambar-nyambar seperti kilatan ingatan-ingatan tentangmu yang sekelebat dan hujan yang deras